Sunday, January 27, 2013
Satu Pemimpi dan Bualannya
pagi ini terlalu sibuk, ada yang datang dari segala antero langit bagian. para pionir baru yang mengangkatkan kakinya untuk tujuan yang mulia. ini sudah yang ke 10 mereka datang dan memulai merajut mimpi.
........
Read more »
pagi ini terlalu sibuk, ada yang datang dari segala antero langit bagian. para pionir baru yang mengangkatkan kakinya untuk tujuan yang mulia. ini sudah yang ke 10 mereka datang dan memulai merajut mimpi.
........
Read more »
Monday, July 9, 2012
Laporan kelulusan SNMPTN tulis (sementara) dr siswa asrama angkatan X
5. Devy Mexitalia : Pend. B. Inggris Unsri
Sunday, March 25, 2012
Tuesday, October 11, 2011
Saturday, October 1, 2011
kata-kata dalam tragedi
waktu tak menggangu kami,
bersama kelantangan pita suara yang bergetar
dari hati untuk kebebasan.
diantara sesak trilogi tutwuri handayani.
tak terelakan jua dengan semilir buku yang disiakan
porak poranda
diacuhkan para pecita yang ingin kehadiran kuasa
alunan dawai gitar mengisi sesak ruangan rusak
dari jelalatan para laba-laba
sedang diluar sana,
lainnya masih ingin menacari tali
untuk kesekian hari nanti
masih ada mereka disana
diantara manusia bermantra
dan kekuningan diantara celah rambut
serta keputihan pigmen manusia
dua diantara ketigapuluh dua
kita dan kita
mereka terbang,
Paman Sam ingin mengenalnya,
namun ibu masih menerimanya nanti
serta kami yang rindu akan fisik mistik hidup mereka,
kesekian tahun tertawa,
kesekian bulan menangis,
dan kesekian kali kesenduan, kebimbangan merajalela.
biji bunga matahari kan menjadi saksi
akan suara kami yang tak mengerti
kepada guru yang kami sakiti
dan teman yang menangis silih berganti
dalam tragedi kami berjanji
nanti
kami datang bersama tahta kehidupan
para limbang menangis kami sudahi,
dan toga tertata rapi
diantara peradaban.
bersama kelantangan pita suara yang bergetar
dari hati untuk kebebasan.
diantara sesak trilogi tutwuri handayani.
tak terelakan jua dengan semilir buku yang disiakan
porak poranda
diacuhkan para pecita yang ingin kehadiran kuasa
alunan dawai gitar mengisi sesak ruangan rusak
dari jelalatan para laba-laba
sedang diluar sana,
lainnya masih ingin menacari tali
untuk kesekian hari nanti
masih ada mereka disana
diantara manusia bermantra
dan kekuningan diantara celah rambut
serta keputihan pigmen manusia
dua diantara ketigapuluh dua
kita dan kita
mereka terbang,
Paman Sam ingin mengenalnya,
namun ibu masih menerimanya nanti
serta kami yang rindu akan fisik mistik hidup mereka,
kesekian tahun tertawa,
kesekian bulan menangis,
dan kesekian kali kesenduan, kebimbangan merajalela.
biji bunga matahari kan menjadi saksi
akan suara kami yang tak mengerti
kepada guru yang kami sakiti
dan teman yang menangis silih berganti
dalam tragedi kami berjanji
nanti
kami datang bersama tahta kehidupan
para limbang menangis kami sudahi,
dan toga tertata rapi
diantara peradaban.






