kata-kata dalam tragedi
waktu tak menggangu kami,
bersama kelantangan pita suara yang bergetar
dari hati untuk kebebasan.
diantara sesak trilogi tutwuri handayani.
tak terelakan jua dengan semilir buku yang disiakan
porak poranda
diacuhkan para pecita yang ingin kehadiran kuasa
alunan dawai gitar mengisi sesak ruangan rusak
dari jelalatan para laba-laba
sedang diluar sana,
lainnya masih ingin menacari tali
untuk kesekian hari nanti
masih ada mereka disana
diantara manusia bermantra
dan kekuningan diantara celah rambut
serta keputihan pigmen manusia
dua diantara ketigapuluh dua
kita dan kita
mereka terbang,
Paman Sam ingin mengenalnya,
namun ibu masih menerimanya nanti
serta kami yang rindu akan fisik mistik hidup mereka,
kesekian tahun tertawa,
kesekian bulan menangis,
dan kesekian kali kesenduan, kebimbangan merajalela.
biji bunga matahari kan menjadi saksi
akan suara kami yang tak mengerti
kepada guru yang kami sakiti
dan teman yang menangis silih berganti
dalam tragedi kami berjanji
nanti
kami datang bersama tahta kehidupan
para limbang menangis kami sudahi,
dan toga tertata rapi
diantara peradaban.
bersama kelantangan pita suara yang bergetar
dari hati untuk kebebasan.
diantara sesak trilogi tutwuri handayani.
tak terelakan jua dengan semilir buku yang disiakan
porak poranda
diacuhkan para pecita yang ingin kehadiran kuasa
alunan dawai gitar mengisi sesak ruangan rusak
dari jelalatan para laba-laba
sedang diluar sana,
lainnya masih ingin menacari tali
untuk kesekian hari nanti
masih ada mereka disana
diantara manusia bermantra
dan kekuningan diantara celah rambut
serta keputihan pigmen manusia
dua diantara ketigapuluh dua
kita dan kita
mereka terbang,
Paman Sam ingin mengenalnya,
namun ibu masih menerimanya nanti
serta kami yang rindu akan fisik mistik hidup mereka,
kesekian tahun tertawa,
kesekian bulan menangis,
dan kesekian kali kesenduan, kebimbangan merajalela.
biji bunga matahari kan menjadi saksi
akan suara kami yang tak mengerti
kepada guru yang kami sakiti
dan teman yang menangis silih berganti
dalam tragedi kami berjanji
nanti
kami datang bersama tahta kehidupan
para limbang menangis kami sudahi,
dan toga tertata rapi
diantara peradaban.


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home